Wednesday, February 5, 2014

Review Film : The Legend of Hercules

Hai Blogger,
Akhirnya ada mood lagi buat nulis di blog ini, kali ini mau memberi sinopsis dan mereview film Hercules yang lagi happening di bioskop-bioskop kesayangan anda, hehehe.... Kemarin sore ceritanya si Ari lagi suntuk, jadi aja dia ngajakin nonton, padahal sebenernya kita bingung sih mau nonton apaan, soalnya 21 lagi pelit banget sama film yang oke. Nah Hercules ini lumayan agak ditunggu-tunggu sih, tapi pas cek rating-nya di IMDB cuma 4.1, Whoaaaaa.... Tapi ya sudahlah, daripada gak nonton, Oia btw The Wolf of The Wall Street & American Hustle masih ada sih di 21, tapi udah nonton, dan kalo American Hustle katanya full drama, jadi agak kurang berminat deh.
Yaudah langsung aja yah sinopsis film-nya dulu :



SINOPSIS
Film ini berkisah tentang Hercules putra Dewa Zeus dari Olympus, yang lebih dikenal sebagai Alchides, nama ini adalah pemberian ayah tirinya yang kejam dan zalim kepada rakyatnya King Amphytryon. 

Suatu malam, Istri dari sang Raja, yaitu Queen Alcmene memohon kepada Dewi Hera untuk menghentikan kekejaman suaminya yang menyukai perang, dan menindas rakyat-rakyatnya. Permohonan Ratu ini langsung dikabulakan oleh Dewi Hera, ia berwujud nyata di hadapan Ratu dan mengatakan apakah Ratu bersedia mempunyai anak laki-laki dari Dewa Zeus, sang Ratu berkata ia bersedia, demi kedamaian. Singkat cerita akhirnya Ratu Alcmene melahirkan bayi laki-laki yang dia beri nama Hercules atas permintaan Dewi Hera sendiri, Sedangkan suaminya King Amphytryon memberinya nama Alchides. Raja mengetahui bahwa Hercules bukanlah anaknya, dia mengetahui bahwa anaknya itu adalah hasil perselingkuhan Alcmene dengan laki-laki lain yang tidak diketahui oleh Amphytryon. Diam-diam dia pun sangat membenci Hercules dan berupaya dengan berbagai cara untuk menyingkirkan anak tirinya ini.

Saat dewasa Hercules memiliki kisah cinta bersama Putri Hebe, Princess of Crete. Namun kisah cinta mereka terhambat dengan perjodohan yang dilakukan Raja Amfitryon dengan anak kandungnya sendiri, kakak dari Hercules, Iphicles. Iphicles juga terlihat sangat tidak meyukai Hercules. Suatu hari mereka memutuskan untuk kabur dari kerajaan karena perjodohan ini. Namun pelarian ini berhasil digagalkan. Hercules pun akhirnya mendapat hukuman dari Raja untuk melawan pembelotan di Mesir, bersama Kapten Divisi IV kerajaan. Ia pun harus terpaksa terpisah dari kekasihnya.

Saat tiba di Mesir, pasukan mereka habis terbantai oleh Pasukan Tarak di Mesir, yang tersisa hanya Hercules dan Sang Kapten Sotiris. Hercules akhirnya dianggap sudah mati, karena helm bajanya yang terlepas. Jasad palsunya , helm dan perisainya dikirim kembali  ke kerjaan Amfitryon untuk di kremasi dalam suatu upacara kerajaan. Hercules dan Sotiris ditangkap hidup-hidup dan dijual oleh orang kaya raya untuk dijadikan budak petarung untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya. Mereka berdua menjadi petarung yang sering memenangkan pertarungan, dan memberikan keuntungan besar kepada Tuan mereka. Mereka bertekad untuk kembali ke kampung halaman mereka ke Yunani dan berhasil membujuk tuan mereka ini. Akhirnya mereka kembali di bawa ke Yunani dengan Hercules harus memenagkan suatu pertempuran melawan para 6 petarung Yunani paling tidak terkalahkan. Hercules menang, dan meraih kebebesannya.

Singkat cerita dia akhirnya berhasil menggulingkan kekuasaan Raja Amfitryon yang kejam dan lalim, menjadi Raja, bertemu kembali dengan kekasihnya Hebe, mereka menikah dan mempunyai anak.

REVIEW
Secara garis besar film ini menceritakan tentang petualangan Hercules, mulai dari kisah cintanya, sampai menggambarkan kekuatannya sebagai Putra Zeus, juga jiwa pahlawannya yang suka membantu rakyat yang sengsara. Ada beberapa poin, pertama cerita ini tidak seperti mitologi asli Yunani tentang legenda Hercules yang pernah saya baca di wikipedia. Dalam cerita asli dikatakan bahwa Hera istri Zeus sangat membeci Hercules, sedangkan dalam film justru Hera yang memberikan Hercules kepada Alcmene untuk memberikan kedamaian pada kerjaan.

Ada suatu adegan yang sangat saya sukai dalam film ini, yaitu saat pertempuran di Mesir, antara tentara divisi IV kerjaan Yunani yang di pimpin oleh Kapten Sotiris dan juga Hercules, melawan Pasukan Tarak yang ternyata adalah pasukan yang dibayar oleh Raja Amfitryon. Adegan pertempuran sangat menarik, dengan strategi  ala-ala kolosal, yang sangat menambah pengetahuan bagi saya. Namun begitu ada juga adegan yang tidak begitu saya suka, yaitu saat Hercules berada di arena untuk melawan 6 orang petarung Yunani paling tidak terkalahkan sekaligus. Dalam adegan ini terlihat agak tidak masuk akal, dimana Hercules dengan sangat mudah dapat mengalahkan mereka, tanpa cela, tanpa perlawanan sedikit pun. 

Dan adegan klimaks film saya anggap alurnya terlalu cepat, dimana perang belum dimulai, namun pasukan lawan sudah tumbang semua, dan Hercules pun berhadapan dengan Raja, yang sekaligus ayah tirinya sendiri.

Film ini mendapat rating cukup buruk dari IMDB yaitu 4.2/10 (saya tidak mengerti kenapa serendah ini), padahal menurut saya film ini termasuk dalam kategori lumayan, rating dari saya adalah 6.8/10.

Lumayan buat mengisi waktu luang, dan untuk hiburan menghilangkan suntuk.
See ya.. 

- Riezchi -

N.b :posting selanjutnya mungkin tentang film The Wolf of The Wall Street yang saya toonton tanggal 22 Januari 2014 lalu. Film Martin Scorsese yang dibintangi lagi oleh Leonardi DiCaprio.





Sunday, January 26, 2014

Absolute Black 2014

Arrrrrgghhhhh....
Absolute Black II vakum, no no not guys,, banyak bahan yang mau aku share disini. Tapi belum mendapat mood yang baik untuk nulis. Ada review film Paranormal Activities 5, ada review film The wolf of the wall street-nya Leonardo DiCaprio, ada review buku Da Vinci Code yang fenomenal itu, dll. Saat ini aku lagi menuntaskan hobby-ku yang lain, membaca buku. Bulan ini aku membeli tiga buku : DaVinci Code dan Inferno-nya Dan Brown, ada juga The Cuckoos' Calling-nya Robert Galbraith (nama alias J.K Rowling). Satu buku sudah rampung aku baca tinggal dua lagi, saat ini aku sedang menyelesaikan Inferno, dan baru sampai 215 halaman dari 642 halaman keseluruhan. 

Tetap stay tune di Absolute Black II yaaa... tunggu posting-posting seru lainnya.. and Make some noise..... (hehehehe..)

Monday, January 6, 2014

Review Film : Tenggelamnya Kapal Van der Wijk

Waktu itu New Year Eve,, aku, mom dan ari bingung mau spending time kemana untuk menyambut datangnya tahun baru ini. Akhirnya kami memutuskan untuk pergi ke mall favorit, CiWalk Bandung. Sambil menunggu tengah malam, kami membeli tiket nonton film. Saat itu belum ada film baru dari yang saya sebutkan di posting terakhir. Kami pun membeli tiket film "Tenggelamnya Kapal Van der Wijk". Waktu itu, saat saya akan menonton The Hobbit untuk kedua kalinya, saya  pernah direkomendasikan dengan mba' penjaga ticket box bahwa film ini rame katanya, bahkan film Indonesia yang mampu menembus tiga teater sekaligus di XXI. Dikesempatan nonton berikutnya, kami (saya dan mom) bingung akan nonton film apa, padahal saat itu pengen banget nonton, akhirnya saya tanya lagi sama penjaga ticket box, tentang film ini, komentar si mba' "sedih, melow, galau.." yang tadinya udah mau nonotn nie film jadilah saya tangguhkan karena denger komentar si mba'. Tapi di New year eve ini sudah benar-benar tidak ada lagi pilihan lain, sekali lagi "masa harus hatrick nonton The Hobbit", hahaha... Yaudah kayanya saya udah kebanyakan ngomong, langsung aja review film-nya ya. Check it out..



SINOPSIS
Zainuddin, seorang pemuda blasteran antara dua suku bangsa yang sama-sama memiliki adat istiadat yang sangat kuat, Ayahnya adalah seorang Padang dan ibunya Makasar. Ia lahir dan dibesarkan di tanah kelahiran Ibunya Makasar. Zainuddin telah lama menjadi seorang anak yatim piatu. Saat dewasa dia memutuskan untuk merantau ke tanah kelahiran Sang Ayah, Batipuh Sumatera Barat adalah tujuan Zainuddin. Maksud Zainuddin merantau jauh ke kampung halaman ayahnya ini, selain untuk mengenal lebih dalam tentag ayahnya dan kampung halamannya, adalah untuk menuntut ilmu dan belajar agama. 

Romansa terjadi. Zainuddin bertemu dengan seorang wanita cantik, kembang desa Batipuh, menurut mereka, namanya Nurhayati. Zainuddin dah hayati saling menyukai. Mereka saling berkirim surat, dan sesekali bertemu untuk mengobrol di sela-sela aktifitas mereka. Singkat kata singkat cerita Zainuddin dan Hayati telah menjadi sepasang kekasih. Dan menjalani cinta kasih mereka dalam hubungan yang suci, khas zaman dahulu.

Namun niat awal Zainuddin mendatangi kampung halaman sang Ayah untuk menuntut ilmu  ini, tidak semulus harapannya, Zainuddin tidak diterima dengan baik oleh warga Batipuh. Seperti sepotong kalimat yang ditulisnya dalam sepucuk surat untuk kekasihnya Hayati "Di Makasar saya dianggap orang  Padang, di Padang saya dianggap orang Makasar.." Zainuddin merasa terusir dari kampung halamannya sendiri. Tidak hanya itu, hubungannya dengan Hayati pun tidak disetujui oleh ninik mamak Hayati, hingga suatu hari paman Hayati yang merupakan bangsawan di kampung ini, memerintahkan agar Zinuddin segera di usir dari Batipuh. 

Dengan terpaksa Zainuddin pergi meninggalkan Batipuh, tujuan selanjutnya adalah Padang Panjang. Sebelum pergi Zainuddin bertemu dengan Hayati, mereka pun berjanji sehidup semati, akan menjalankan cinta kasih ini, meski jarak memisahkan. Namun janji tinggal janji, suatu hari Hayati dilamar oleh seorang pemuda kaya raya dari keluarga terpandang, asli keturunan padang, Aziz. Ninik mamak berunding, dan keputusan telah mencapai mufakat, mereka lantas menerima pinangan Aziz. Hayati pun menikah dengan Aziz.

Zainuddin patah hati, hingga depresi berat. Berhari dia tidak mampu bangkit, sakit-sakitan, galau, merasa sakit hati dengan janji suci yang diingkari ini. Dokter sekalipun tidak mampu mengobati sakit Zanuddin ini. Suatu hari, di tengah lamunannya, sahabatnya Bang Muluk memberinya nasihat, memotivasinya untuk bangkit, dan usaha Muluk tidak sia-sia, ternyata Zainuddin masih memiliki logika, semangat untuk bangkit, Ia lantas kembali merantau ke Batavia (Jakarta), ditemani oleh Muluk, Zaainuddin bertekad untuk meraih cita-citanya untuk menjadi seorang penulis besar. Buah manis berhasil mereka petik, dengan usaha, merintis karir dari bawah, Zainuddin berhasil menjadi penulis besar. Pindah ke Surabaya, sebagai kota bisnis terbesar di Indonesia  saat itu, Z telah menjadi seorang kaya raya, dengan rumah mewah, mobil dan kehidupan mapan tanpa kekurangan. Di kota ini juga Z akhirnya bertemu kembali dengan Hayati yang telah bersanding dengan Aziz. 

Akan bagaimanakah selanjutnya kisah cinta mereka ini, imak sendiri film-nya ya moviefreak...!!!

REVIEW
Sebagai penggemar mellow slow, mungkin kalian akan sangat menyukai film ini. Film ini benar-benar menguras air mata. Jujur (ga lebay) mata saya sampe bengkak saat keluar pintu theater. Satu kata dari saya, 'cape' nonton film ini, cape nangisnya..... Benang merah dari film ini sesungguhnya kisah cinta Zainuddin dan Hayati yang tak sampai, bukan seperti pada judul film-nya. Adegan di Kapal Van der Wijk, hanya sepenggal saja dari rentetan panjang adegan demi adegan galau dalam film ini.

Rasisme juga sangat akrab saat kita menonton film ini (maaf ini hanya pendapat pribadi saya). Namun yang sangat saya sukai, dialog dalam film ini sangat banyak menggunakan bahasa pujangga. Selain itu saya juga sangat menyukai gaya berpacaran orang zaman dahulu, yang menjunjung tinggi kesucian, penuh etika dan sopan santun, sangat berbeda dengan zaman sekarang.

Beberapa adegan dalam film ini saya nilai sangat mirip dengan film The Great Gatsby. Mulai dari Jay Gatsby yang ditinggal menikah oleh kekasihnya, sampai dengan pesta besar di rumah mewah Gatsby, sangat mirip dengan pesta yang diselenggarakn di rumah mewah Zainuddin. Seperti juga dalam film The Great Gatsby, film ini juga memiliki tragic event yang menyayat hati. Secara keseluruhan saya nilai cukup baik untuk ukuran film Indonesia, ditambah dengan Herjunot Ali dan Pevita Pearce yang memainkan karakter Zainuddin dan Hayati yang sangat baik menurut saya. Kalau aktingnya Reza Rahadian sebagai Azis sih gak perlu dibahas lagi, dalam peran apapun kita semua tau bahwa Reza Rahadian adalah seorang aktor watak, totalitas dalam bidangnya.  
Dah, sekian dulu review dari saya, nanti kalau ada tambahan ya ditambahin lagi.
My Rating : 6.8/10 (Lumayan bagus).

See ya...
Riezchi....

Nb. Ga sempet2 terus buat nulis, padahal banyak bahan buat ditulis .... :((



Wednesday, January 1, 2014

NEW YEAR 2014

ABSOLUTE BLACK II GREETING'S,

HAPPY NEW YEAR 2014
WISH OUR LUCK IN THIS YEAR



Doa awal tahun :
Ya Allah, Ya Rabb Tuhan yang maha pengasih lagi maha penyayang, jadikanlah tahun yang baru menjadi tahun yang lebih baik lagi untuk hamba, dengan semangat yang lebih besar, dengan etos kerja dan dedikasi tinggi, dengan keharmonisan dalam hubungan dengan keluarga dan teman-teman, dan tentunya dari itu semua yang paling penting adalah dengan keberuntungan yang baik. Ridhai lah hamba ya Rabb.. tuntunlah hamba menjadi insan yang lebih shalih, agar bisa mendapatkan kasih sayang-Mu. Ya Rabb jangan pernah tinggalkan hamba, karena hanya kepada-Mu lah hamba bergantung dan memohon pertolongan. Amiiiin .. amiiin ya rabbal alamin..

Wednesday, December 25, 2013

Review Film : Laskar Pelangi 2, Edensor

Desember'25 2013
Bandung, this christmas ... Happy Holiday all ...

Hi blogger ... libur.. libur, hari raya nih... ga ada salahnya ikut liburan... Hari ini acaranya standar.. nge-mall bareng mom, mau cari film di 21. Cek punya cek, di cinema ada beberapa pilihan, lagi banyak film Indonesia guys, ada Soekarno, 99 cahaya di langit Eropa, Tenggelamnya kapal Van Der Wijk, Laskar Pelangi Endesor dan SLANK. Sementara film bule'nya ada The Hobbit, Frozen, dan Walk with dinosaurus. Dari semua film itu aku tertarik untuk nonton Laskar Pelangi (The Hobbit udah nonton dua kali, masa harus hatrick ? hahaha).

THIS WINTER
FALCON PICTURE PRESSENT, 

EDENSOR

From The Tetralogy of Best Seller Novel Laskar Pelangi



Semua orang Indonesia pasti udah kenal ya sama film yang kesohor ini. Diperankan oleh aktor kawakan Indonesia Lukman Sardi sebagai Ikal. Selain jalan ceritanya yang bagus, berbasis dari kisah nyata penulisnya Andrea Hirata, tapi juga banyak petualangan yang seru. Masih ingat film pertama dan film keduanya. Film pertama berkisah tentang petualangan bocah asli Belitong bernama Ikal. . Film pertama ini banyak berisi mengenai persahabatan Ikal dan teman-teman di SD Gentong Belitung. Sedangkan film keduanya Sang Pemimpi berkisah tentang masa remaja Ikal dan saudaranya Arai, Mereka berdua mempunyai mimpi yang sama, bersama-sama mereka menggantungkan mimpi itu setinggi langit (agar dapat dipeluk Tuhan), dan bertekad kuat untuk meraih mimpi tersebut. Film ini  bersetting sampai dengan masa dewasa mereka diperantauan, kuliah di perguruan tinggi di Jakarta. Film ini turut diperankan oleh penyanyi flamboyan Ariel Peterpan, yang kini lebih dikenal dengan Ariel Noah.

Edensor merupakan sequel ketiganya. Film ini mengisahkan tentang perjalanan hidup mereka berdua, Ikal dan Arai, di negeri perantauan yang lebih jauh lagi, mengambil kuliah master di Sorbone University Paris, Perancis. 90 % dalam film ini berisi tentang masa dewasa selama menjalani kuliah di Paris, hanya sesekali menunjukkan potongan-potongan adegan semasa kecil Ikal. 

Sinopsis
Ikal dan Arai telah tiba di kota Paris, Perancis. Mereka berdua melanjutkan master di Sorbone University. Tinggal di luar negeri, di kota terindah di dunia, tak lantas membuat hidup mereka senang. Disini mereka harus tinggal di flat kecil sederhana, berbagi ruangan bersama. Selain itu mereka harus belajar dengan giat agar dapat lulus tesis, dan kembali mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan master 2. Mereka juga harus bekerja sampingan untuk dapat mengirim uang kepada ayah mereka di Belitung. Ada beberapa konflik terjadi, mulai dari kisah asmara antara Ikal dan gadis asal Jerman Katya yang tidak berjalan mulus, sampai dengan perselisihan antara Ikal dan Arai. Seperti dalam film sebelumnya, beberapa adegan sangat mengharukan, dan diam-diam menguras air mata.

Review
Secara keseluruhan film ini cukup menghibur untuk menigisi libur 'End of Year' ini. Banyak adegan-adegan lucu seperti biasa yang kita lihat dalam dua film pendahulunya. Memang film ini tidak terlalu memiliki cerita yang kuat, tidak jelas apa benang merahnya. Dan beberapa adegan dirasa tidak perlu, seperti adegan orang Indonesia pemilik cafe di Paris, yang telah tinggal di Paris lebih dari 40 tahun lamanya. Tapi ini semua dapat dimaklumi, karena film ini adalah film non-fiksi, namun merupakan kisah nyata dari sang penulis. Yuuuuk bagi para pecinta film dalam negeri, nonton Laskar Pelangi : Edensor. Satu hal pesan yang dapat saya ambil dari film ini.
" Friendship never end... " persahabatan tak pernah lekang oleh waktu ...
Rating saya untuk film ini : 6.5/10.

Merry X-Mast 2013

Heeeeyy ...
This very wonderful season
Absolute BLACK II Mengucapkan,

Merry Christmas 2013

Happy Holiday All ....
HoHoHoHo ....

Saturday, December 21, 2013

Review Film : The Hobbit II : The Desolation of Smaug

THIS WINTER
WARNER BROSS & METRO GOLDWYN MAYER FILM PRESSENT,

THE HOBBIT : THE DESOLATION of SMAUG





Fantastis movie 2013. Film yang paling ditunggu-tunggu tahun 2013 setelah film pertamanya The Hobbit : Unexpected Journey di akhir 2012. Film keduamya ini Premiere tanggal 13 Desember 2013 (Another nice number 2013 : 13.12.13). Merupakan lanjutan dari film pertama, tentang petualangan ketigabelas kurcaci untuk merebut kembali tanah kelahiran mereka, sekaligus kerjaan mereka The Erebor di Lonely Mountain. Dalam perjalanannya ini mereka di bantu oleh Bilbo Baggins sang Hobbit, dan Penyihir Gandalf The Gray.



Sinopsis
'King onto the mountain' (Raja di dalam gunung) Thorin Oekenshield, memimpin 12 rakyatnya dalam sebuah misi, merebut kembali kerajaannya yang telah cukup lama direbut dan diduduki oleh naga Smaug. Dalam perjalanannya ini rombongan kurcaci di bantu oleh Sang Hobbit, Bilbo Baggins yang cerdas, jenaka dan pandai me-lobby. Mereka juga dibantu oleh Penyihir abu-abu, Gandalf..



Perjalanan mereka, agak tersendat dengan Thorin yang diburu oleh bangsa Orc, yang pada masa lalu pernah berperang melawan mereka. Mulai dari harus bermalam di pondok seorang mahluk yang dapat bertransformasi menjadi beruang buas, sampai harus memasuki hutan peri yang membingungkan dan memusingkan. Jalur berbahaya ini terpaksa harus mereka telan, karena harus menghindari Orc yang memburu dan menginginkan kepala sang raja kurcaci ini. Namun pada akhirnya mereka harus ditangkap oleh bangsa Elf, dengan Galadriel sebagai kapten penjaga. Mereka lalu dipenjarakan di kerajaan peri. Namun dengan kecerdasan dan cincin sakti yang dimiliki Bilbo, dia dapat membebaskan teman-teman kurcacinya dari penjara bangsa peri ini. Merekapun melarikan diri melalui tong-tong anggur yang dibuang ke sungai. Namun bak 'keluar mulut buaya masuk kandang macan', saat diluar mereka telah ditunggu oleh pasukan Orc yang jahat dan haus darah. Mereka pun berjuang melawan para Orc, tanpa senjata yang memadai, karena senjata mereka sendiri telah disita habis oleh penjaga saat dipenjara di kerjaan peri. Namun tanpa diduga mereka mendapatkan pertolongan dari dua peri tangguh, Legolas GreenLeaf dan Galadriel. 

Mereka pun menemui rintangan berikutnya, harus melewati Lake City (Kota Danau) yang sudah sangat dekat dengan Lonely Mountain tempat kerajaan Erebor bernaung. Kota Danau ini dihuni oleh bangsa manusia. Dengan walikota yang ketat menyeleksi penyelundupan baik orang maupun barang. Mereka bertemu dengan Bard, yang memiliki perahu, mereka pun memilih untuk menyewa perahu Bard untuk menyelundup melalui Kota Danau ini. 

Singkat cerita, akhirnya mereka berhasil sampai di Lonely Mountain, dan masuk ke Erebor. Kini tugas penting Bilbo sebagai pencuri menjadi ujung tombak. Bilbo bertugas untuk mengambil sebuah batu permata putih paling berkilau 'The Arkenstone' di tumpukan emas kerjaan Erebor yang kini dihuni dan dijaga oleh naga Smaug. Sejumlah pertempuran pun terjadi dalam proses pengambilan batu permata, dan pengusiran sang naga dari kerjaan para kurcaci ini. Namun mereka belum berhasil menaklukan Smaug yang kuat, berkulit bak besi, bertaring bak pedang, bercakar bak tombak, bersayap bak topan, dan bernapas api. Alih-alih membunuh Smaug, Samug yang marah karena direbutnya kembali Erebor darinya, justru melarikan diri, dan mengancam akan mendatangi Kota danau dan membunuh semua penduduknya.

Apakah selanjutnya yang akan terjadi dengan Kota Danau yang dihuni oleh bangsa manusia yang lemah ini ? Tampaknya kita harus bersabar menunggu seri terakhirnya dari Trilogy The Hobbit : There and Back Again tahun depan.



Review
Film yang mengesankan menurut saya. Tidak hanya karena alur cerita yang kuat, banyak mengandung filosofi-filosofi positif dalam hidup, dengan adegan aksi yang memuaskan (seperti adegan pertarungan di sungai antara bangsa kurcaci dan peri melawan bangsa Orc), Tapi juga visual-nya yang sangat memanjakan mata kita, dengan hutan yang indah, sungai yang berkilauan, reruntuhan kerajaan gothic yang seram namun indah dilihat secara visual, kota danau yang unik, sampai limpahan emas dan gems yang menghampar tanpa batas di kerajaan Erebor.

Meskipun film ini termasuk berdurasi panjang di bandingkan film-film layar lebar lainnya, namun adegan demi adegan tidak pernah terasa membosankan, baik adegan aksi maupun percakapan, tidak ada yang membuat mata kita berpaling atau konsentrasi kita terbelah. Selain itu, belum ada adegan miss yang saya temukan dalam film ini. Pokoknya two thumbs up deh buat film ini. Bagi yang belum nonton, ayo buruan nonton di theater, mumpung udah pada holyday, ya kaaann..
Happy Holiday all...



Saat ini rating di imdb adalah 8.4/10, namun rating dari saya adalah 9.0/10.

Thanks for reading..
See ya next posting..
Riezchi..

Thursday, December 19, 2013

Just Update..

Arrrrrrggggggggggggggggghhhhhhhhhhhhhhhhhhhh.....
Pengen banget nulis, lagi banyak bahan nie.. tapi belum sempet mulu... ada tentang review film Homefront dan The Hobbit II... Tapi belum sempat niiiyy...
Mudah-mudahan weekend nanti....

Anyway.. Today is my Mom's Bornday..... "Happy Birthday my beloved....... My best in my live, not only as a mom, but as friend, sister, family... You're my everything... " Dan mom and pap hari ini datang ke Bandung.. makan-makan.... #Happy... Special thanks to Allah....

Thanks for Reading...
Regards, Riezchi..


Wednesday, December 11, 2013

Absolute Black.... Winter.....

Kriiiiiik....kriiikk.... kriiiiikkkkk, suara jangkrik di Absolute Black II..... =))
Karena udah hampir tengah bulan ga ada post yang masuk... kemana ajaa nie si mimin,, sok sibuk banget sih sampe ga semapat nulis di blog... apa ga ada bahan.. hahahahahaha.....



BTW,, Yaaaaayyyyyyy it's December Rain....!!!!!! tiap hari dari tanggal satu hujan mulu, dan aku senaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaannnggggg..... Happy.. :)) Winter's hereeeeee........!!!!
Ga ada winter disini, tapi musim hujan, but nevermind.. yang jelas ada persamaannya koq,, sama-sama cuaca dingin... hehehehe.... bisa pake jacket, bisa pake boots, pake syal.. begaya ala-ala winter... (caelaaah sok gaya bener dah...!!!)

Ywdah segitu aja.. cuma mau nambahin tulisan aja buat Desember ini, biar blog ini gak disangakain vakum... and Happy Winter everybody.... and make some noise......!!!!! (*hahaha gak nyambung, biar rame.. :))

Nb. Desember berarti sambut hari ulangtahun mom dan hari ibu... mmmmmm *mikir* bikin kejutan aahhh... semoga Allah ridha, amiiinn...

Wednesday, November 27, 2013

Film Sokola Rimba, Film tentang SAD asli JAMBI_Refiew dan Sinopsis Film

MILES FILM PRESENT,

SOKOLA RIMBA


SINOPSIS
Senin tanggal 25 November kemarin aku nonton film Sokola Rimba. Tau film ini waktu liat trailer-nya sebelum nonton film Captain Philips di XXI Ciwalk. Tertarik untuk nonton film ini karena film ini bercerita tentang suku anak dalam asli dari Jambi, yang lebih dikenal dengan Suku Kubu. Sebagai putera daerah Jambi, aku pun tergerak untuk tau lebih dalam lagi tentang 'my lovely born city'_Jambi.

Film ini bisa dibilang film biografi seorang pejuang sosial, Butet Manurung. Yang sudah sangat populer, wajahnya sering masuk talkshow berkualitas seperti Kick Andy dan Just Alvin. Dia bekerja di sebuah LSM yang menangani masalah konservasi lingkungan/hutan tempat tinggal dari suku asli di provinsi Jambi, di Kabupaten Bangko. Butet lebih dikenal sebagai ibu guru oleh anak-anak rimba ini, karena dia gemar mengajarkan membaca, menulis dan berhitung.

Benang merah dari film ini adalah seorang bocah remaja bernama Bungo, dengan kemauan keras ingin dapat membaca dan menulis agar kelompoknya tidak ditipu lagi dengan surat perjanjian penebangan hutan yang harus mereka setujui dengan membubuhi cap jempol kepala suku, dengan bayaran kopi, biskuit, dan mie instan. 

Suatu hari Bungo menolong Butet yang terkena demam malaria di tengah hutan, padahal Bungo tinggal di hilir sungai makekal yang berjarak 7 jam dari hulu. Diam-diam Bungo telah lama memperhatikan Ibu guru Butet mengajar, dia pun rela berjalan jauh untuk menemui Ibu guru. Keinginan kuat dari Bungo ini menggerakkan hati Butet untuk memperluas area kerjanya. Namun tidak semudah yang diharapkan, adanya kecaman dari baik dari kelompok Bungo maupun dari tempat kerjanya menghambat langkah Butet. Melihat keteguhan Bungo untuk dapat menjadi pintar, segala cara pun dilakukan Butet. Hingga kahirnya berbuah manis, Bungo sudah dapat membaca. Perusahaan kayu penebang hutan pun tidak dapat lagi menipu kelompoknya.

REVIEW
Happy ending, inilah yang terjadi pada film ini. Alur cerita seperti menceritakan Biografi dari Butete Manurung, namun menurut saya benang merah dari film ini adalah kisah mengenai Nyungsang Bungo, seorang bocah remaja yang ingin belajar baca tulis. Seeting film adalah tahun 1999, dengan Kabupaten Bangko menjadi tempat syuting. Prisa Nasution sebagai Butete Manurung berperan sanga baik, menguasai bahasa Jambi suku rimba, meski sesekali aksennya terdengar aneh. Secara keluruhan film ini cukup menghibur bagi saya yang juga orang Jambi, karena banyak mendengar bahasa Jambi lain yang tidak pernah saya ketahui sebelumnnya. Namun, lagi-lagi saya menemukan anti-klimaks. Kurang greget, kurang petualangannya. Rating 6.5/10.

Buat kamu-kamu putera-puteri Bangko pada khususnya dan Jambi pada umumnya tontonlah film ini. Pasti akan banyak sesuatu  yang tidak kalian ketahui tentang Kota kelahiran kalian ini. Saya pribadi 18 tahun hidup, besar di Jambi, namun tidak mengetahui tentang keberadaan anak rimba ini, dimana dan bagaimana mereka hidup, bersosialisasi dengan sesama kelompok dan bersosialisasi dengan masyarakat lain. 

Dan yang lebih parahnya lagi, bertahun-tahun saya bernaung di Provinsi Jambi, namun tidak pernah menginjakkan kaki di Kabupaten lain, selain Kabupaten Muara Bulian dan Provinsi Jambi. Sebagai seorang yang mengaku putera daerah Jambi, sangat amat banyak yang tidak saya ketahui tentang kota kelahiran saya ini.

Monday, November 25, 2013

Selamat Hari Guru ...

ABSOLUTE BLACK II, mengucapkan :

SELAMAT HARI GURU 2013 
BAGI SELURUH GURU-GURU DI DUNIA INI

Terimakasih atas seluruh bimbinganmu Bapak/Ibu guru, kepandaian dan kebisaan kami adalah atas jerih payahmu mengajar, mendidik dan membimbing kami. Kesuksesan yang kami raih, tidak luput dari tangan-tangan kalian yang dengan sabar dan ketulusan mengajarkan kami. PAHLAWAN TANPA TANDA JASA. 



Saturday, November 23, 2013

Sinopsis film The Hunger Games

SINOPSIS The Hunger Games





Hunger Games ke-74 telah dekat, Katnis Everdeen dan adik perempuannya Primrose Everdeen yang merupakan remaja dari keluarga miskin dari distrik terakhir, distrik 12 terlihat sangat cemas dan takut. Begitu juga dengan ibu mereka yang sama takutnya akan kehilangan anak mereka.

Hunger Games yang telah menjadi momok bagi masyarakat kedua belas distrik diadakan setiap tahun. Game ini dibuat oleh Capitol, yaitu ibukota dari duabelas distrik yang sangat diktator dan berkuasa. Game ini dibuat sebagai punishment untuk masyarakat 12 distrik, yang telah melakukan pemberontakan di masa lalu. Peserta terdiri dari 24 orang remaja laki-laki dan perempuan, dipilih secara acak melalui pengundian di masing-masing distrik, untuk mendapatkan satu remaja laki-laki dan satu remaja perempuan. Dalam game, mereka diwajibkan untuk survive di arena yang telah disiapkan dalam bentuk alam terbuka, yang terdiri dari hutan, padang rumput, sungai, dan pantai. Mereka juga diharuskan untuk membunuh satu sama lain, untuk mendapatkan satu survivor sebagai pemenang dari pertandingan ini.



Pada hari pengundian, masayarakat distrik 12 berkumpul di alun-alun, ketegangan terlihat di wajah Katnis dan adiknya Prim. Dan ketakutan mereka pun akhirnya terjadi dimana nama Primrose Everdeen keluar sebagai nama terpilih. Katnis yang sangat menyayangi adiknya berusaha melindunginya dan dia pun mengajukan diri sebagai sukarelawan untuk menggantikan adiknya. Remaja laki-laki terpilih dari distrik 12 bernama Peeta Melark.

Pra pertandingan, mereka dipersiapkan untuk berlatih, mereka disediakan tempat tinggal yang mewah dan makanan yang enak, serta fasilitas berlatih dengan teknologi mutakhir. Singkat cerita sampailah mereka pada pertandingan di arena yang telah disediakan di Capitol. Katnis tidak memiliki sekutu pada pertandingan ini dan tidak berniat untuk bersekutu dengan siapapun, dia hanya mengandalkan diri sendir dan skill archery-nya (panahan). Namun berbeda dengan Peeta yang telah memiliki sekutu, kelompok mereka berjumlah 6-7 orang. Mereka menjadi kelompok paling besar, bersama-sama mereka memburu peserta-peserta lainnya.

Katnis berjuang menyelamatkan diri baik dari rintangan yang terdapat di hutan, maupun dari buruan kelompok Peeta dan peserta lainnya. Namun pada akhirnya, Peeta berbalik memihal pada Katnis, karena merupakan teman dari dsitrik yang sama. Akhirnya tinggalah mereka berdua sebagai dua survivor terakhir. Satu sama lain keberatan untuk saling membunuh. Mereka akhirnya membuat kesepakatan untuk bersama-sama secara serentak memakan berry hitam beracun yang mematikan. Namun saat hendak memakannya, pertandingan dihentikan dan mereka dinobatkan sebagai pemenang Hunger Games ke-74.

Cek Review film sequel keduanya The Hunger Games : Catching Fire di Blog ini.
Simak juga film sequel ketiga bagian pertama dari trilogi film The Hunger Games, The Hunger Games : Mocking Jay Part 1, di blog ini juga :)

Thanks for reading ...
Riezchi,,

Friday, November 22, 2013

Review Film : The Hunger Games : Catching Fire

Movie of  The Week - This Fall
THE HUNGER GAMES : CATCHING FIRE
" Remember who the enemies is ... "



Yaaaaaaayyy.. dah lama ditunggu-tunggu akhirnya nongol juga di 21. Film ini merupakan sequel dari film pertamanya The Hunger Games yang tayang pada maret 2012.

Pada sequel-nya ini menceritakan tentang bagaimana kehidupan Katnis Everdeen dan Peeta Meelark setelah mereka menjadi pemenang Hunger Games ke-74. Meskipun mereka telah menjadi pemenang, dan telah terkenal serta menjadi kesayangan Capitol, tapi mereka tetap memiliki hati nurani dan ingin membebaskan 12 distric lainnya dari penjajahan Capitol.


Di tahun kemenagan mereka ini, mereka diwajibkan mengadakan tour ke semua distrik dan harus memberikan pidato yang telah disiapkan oleh Capitol. Namun mereka tidak mematuhinya dan memberikan pidato sesuai dengan hati mereka. Hal ini akhirnya memicu kemarahan Presiden Snow. Mereka menganggap tindakan Katnis dan Peeta dapat memicu pemberontakan terjadi kembali. Katnis dan Peeta seperti memberi harapan baru bagi keduabelas distrik yang terjajah oleh Capitol. Dengan kekuasaannya, Presiden lalu mengadakan Hunger Games ke-75 sebagai Quarter Quell yang ketiga, dan oleh sebab itu permainan dan peserta akan berbeda dari biasanya. Jika biasanya peserta di undi dari para remaja-remaja, kali ini peserta akan dipilih dari peserta  yang pernah memenagkan Hunger Games terdahulu dari masing-masing distrik, tidak peduli berapapun umur mereka kini.

Jadilah Katnis dan Peeta harus mengikuti kembali Hunger Games ke-75. Jika dulu mereka harus menghadapi remaja-remaja yang sama-sama tidak berpengalaman untuk membunuh, kini mereka akan menghadapi para survivor-survivor dan pembunuh-pembunuh berpengalaman. Dengan skill dan kepintaran mereka masing-masing. Bagaimana kah petualangan Katnis di Pertandingan Hunger Games ke-75 ini, mampukah dia dan Peeta bertahan, lalu apa saja intrik yang terdapat di balik ini semua ... Saksikan di Bioskop kesayangan Anda ...

REVIEW
Secara keseluruhan film ini menghibur, dan saya rekomendasikan untuk mengisi weekend kalian. Banyak pemeran-pemeran baru yang akan bertahan hingga ke film ketiga The Hunger Games : Mocking Jay, seperti Finnick, Annie dan Johanna. Saran dari saya buat kalian yang belum menonton film pertamanya The Hunger Games, sebaiknya tonton DVD-nya terlebih dahulu, karena jika langsung menonton sequel-nya ini mungkin akan agak-agak blank. Karena dalam film kedua ini tidak akan diberikan review mengenai prequelnya.
Dalam film ini belum saya temukan adegan miss atau adegan tidak nyambung, tapi buat yang belum siap, ending dari film ini sangat amat menggantung, dan saya menemukan antiklimaks. Mungkin jawaban dari semua ini akan kita temukan dalam film ketiga sekaligus terakhirnya. Secara keseluruhan saya lebih menyukai film pertamanya The Hunger Games, karena lebih full action di bandingkan sequelnya ini.
Rating yang diberikan IMDB adalah 8.2/10 (mungkin karena film ini baru launching), Dan rating dari saya adalah 7.0/10.

Bonus : Sedikit sinopsis tentang film pertamnya The Hunger Games, supaya yang mau nonton film ini gak terlalu blank banget saat di bioskop.
Simak juga film sequel ketiga bagian pertama dari trilogi film The Hunger Games, The Hunger Games : Mocking Jay Part 1, di blog ini juga :)

Thanks for reading..
- Riezchi Here -